PENDIDIKAN RETAIL ALFAMART CLASS TINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN SMK

PENDIDIKAN RETAIL ALFAMART CLASS TINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN SMK

Lulusan pendidikan vokasional, khususnya sekolah menengah kejuruan di Tanah Air sering kali menemui kesulitan memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keterampilannya. Permasalahan tersebut bisa terjadi karena adanya ketidakselarasan antara kompetensi siswa yang dibekali di bangku sekolah dengan kualifikasi yang dibutuhkan industri kerja. 
Oleh Karena itu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, salah satunya melalui program pendidikan ritel bagi siswa SMK, Alfamart Class. 
Alfamart Class ini sudah dilakukan di berbagai provinsi yang ada di Indonesia dan salah satunya adalah Provinsi Bengkulu pada tanggal 28 November 2017 lalu dilakukan acara acara penandatangan Kerja Sama Program Pendidikan Manajemen Retail Alfamart Class yang diadakan di SMKN 1 Kota Bengkulu .
Melalui program tersebut, Alfamart bekerja sama dengan SMK yang memiliki jurusan bisnis atau manajemen pemasaran. Perusahaan melakukan sinkronisasi kurikulum pendidikan ritel, memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar dan siswa. Selain itu, perusahaan juga menghibahkan Laboratorium Ritel sebagai media praktik belajar siswa di sekolah. 
“Program yang telah berjalan sejak 2011 ini, diharapkan dapat menciptakan lulusan SMK yang memiliki daya saing tinggi, terampil, dan siap bekerja di lingkungan perusahaan. Khususnya di industri ritel, dengan berbagai kompetensi yang telah dimiliki,” ujar Solihin, Corporate Affairs Director Alfamart
Menurut Solihin, lulusan SMK yang mengikuti program Alfamart Class dapat langsung bekerja di Alfamart. Selain itu, berbekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, lulusan Alfamart Class juga bisa membuka usaha ritel secara mandiri.
“Kami membekali siswa dengan berbagai kompetensi seperti pengetahuan produk, transaksi dan administrasi penjualan, persediaan produk, prosedur kerja, kerja sama tim, hingga pelayanan pelanggan,” terangnya.
Pemerintah daerah menyambut baik program sinkronisasi kurikulum pendidikan di jenjang SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan industri. 
Pada Acara penandatangan Kerja Sama Program Pendidikan Manajemen Retail Alfamart Class yang diadakan di SMKN 1 Kota Bengkulu, juga hadir pak Plt Gubernur Rohidin Mersyah. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, pelaku usaha dan turut serta dalam pembangunan daerah, Plt Gubernur Rohidin Mersyah meminta pihak retail modern memberikan tempat untuk turut memasarkan produk lokal unggulan dari Provinsi Bengkulu. 
Produk tersebut diantaranya berupa olahan Jeruk Kalamansi, Emping Melinjo Enggano, Pisang Curup, Lempuk, Perut Punai, Kue Bay Tat dan produk usaha kecil lainnya. 
“Saya akan minta ke BIM, Megamall, Alfamart dan Indomaret (memasarkan produk lokal) karna ini bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Rohidin. 
Untuk menstandarisasi produk agar bisa masuk dan dipasarkan di retail modern, Plt Gubernur menunjuk Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) dapat bekerjasama dengan perusahaan melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha di Bengkulu. 
Mengenai permintaan Plt gubernur memberikan tempat untuk memasarkan produk lokal, Solihin mengatakan setuju dengan hal tersebut. Lebih lanjut pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perindag untuk mencoba memasarkan produk unggulan Provinsi Bengkulu di setiap retailnya dengan pertimbangan penyerapan suatu produk dimasyarakat. 
“Saya setuju dengan pak Plt Gubernur, namun jika ingin maju kita harus punya rasa memiliki dan menggunakan. Jangan sampai produk sudah ada gak ada yang beli. Jadi masyarakat Bengkulu harus bisa mencintai produk itu sendiri,” katanya. 
Retail Alfamart di SMKN 1 Kota Bengkulu ini akan sepenuhnya dijalankan oleh 35 siswa yang sebelumnya telah diseleksi. Siswa SMK yang telah menjalani pendidikan manajemen retail bisa langsung bekerja di Alfamart saat lulus sekolah. 
Diharapkan pengalaman ini akan meningkatkan kompetensi siswa dan memunculkan keberanian untuk membuka usaha bagi para siswa. 
Pada acara penandatangan kerja sama tersebut juga dilanjutkan dengan penyerahan plakat Peresmian Kerjasama Alfamart Class dan pengguntingan pita di depan Laboratorium Pengelolaan Bisnis Retail yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Dra. Hj. Evriza, M.Pd.


About Author

Related posts

Bengkulu Patut Berbangga, Dua Objek Wisata Kembali Masuk Nominasi API

Masyarakat Bengkulu patut berbangga karena tahun 2018 ini dua objek wisata kembali masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia. Wisata Olahraga dan petualangan terpopuler dan Bukit Kandis serta Situs Wisata Sejarah Terpopuler Rumah Bung Karno. Rumah Bung Karno Sebelumnya tahun 2017 , Bengkulu juga sempat masuk kedalam nominasi...

Read More

Kampanye Internet Baik 2017 di Bengkulu

Sejak kemarin hingga hari ini 5-6 Desember 2017, Telkomsel mengadakan kegiatan seminar dan Workshop Internet Baik. Kegiatan ini merupakan kegiatan roadshow rutin yang diadakan oleh CSR PT Telkomsel dibidang kewarganegaraan digitaldan sudah diselenggarakan juga dibeberapa kota besar. Program yang diadakan oleh CSR PT Telkomsel ini dilakukan untuk mendukung ekosistem...

Read More

KURANGNYA KESADARAN ATAU KURANGNYA FASILITAS

Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin menulis tentang masalah ini di blog saya, hal ini karena seringnya saya temukan orang yang dengan sengaja membuang sampah di pinggir-pinggir jalan raya, entah karena kurangnya kesadaran atau karena tidak adanya tempat pembuangan sampah rumah tangga di sekitar rumahnya. Hampir dibeberapa lokasi. saya...

Read More

Comment ( 1 )

  • Ahmad Kumaedy

    maulah belanja di Alfamart Classnya lagi kak, sekalian cari-cari, hehehehe

Give a Reply