CADANGKAN BIAYA OPERASI SECTIO CAESAREA. SEBELUM PERSALINAN

CADANGKAN BIAYA OPERASI SECTIO CAESAREA. SEBELUM PERSALINAN

Belum lama ini ada sebuah berita dimana seorang artis yang ingin melahirkan secara normal namun setelah 18 jam tidak juga mengalami kemajuan akhirnya diputuskan untuk Operasi Sectio Caesarea. Habis baca itu saya langsung teringat pengalaman saya saat melahirkan putri kedua, yang harus dilahirkan melalui proses operasi karena tidak adanya kemajuan dalam pembukaan jalan lahir.

“Pembukaan jalan lahirnya tidak ada perubahan sejak semalam, lebih baik di sectio caesarea (SC) aja bu, dari pada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada ibu dan bayi”

Melahirkan secara normal pasti idaman semua wanita, namun apa daya jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan, apalagi sebelumnya  proses lahiran putri pertama saya terbilang sangat mudah dan cepat.

BACA YUK : Pengalaman Pertama Hamil dan Melahirkan 

Malam itu saat datang ke Rumah Sakit bersalin lalu diperiksa oleh dokter kandungan, saya langsung diminta untuk bersiap untuk menjalani operasi sectio caesarea. Rasanya ingin pingsan ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Dokter Specialis Kandung saat itu. Saya sangat cemas, hal ini bukan karena saya takut akan mahalnya biaya operasi melainkan mental saya yang tidak siap.
Setelah diyakini oleh dokter kandungan, suami dan juga keluarga akhirnya saya menyetujui untuk melakukan persalinan secara SC , karena takutnya bayi tidak turun hingga ke jalan lahir karena terlilit tali pusat, dan ternyata prediksi dokter tersebut benar, anak kedua saya terlilit sebanyak 2 kali dileher 2 kali dan di kaki 1 kali, sungguh keputusan yang tepat yang kami ambil, entah bagaimana jika malam itu saya ngotot untuk diinduksi saja. Bersyukur sekali operasi berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan dan masalah. 
Selain hal diatas hal yang paling saya syukuri selain itu adalah adanya persiapan dana untuk operasi, kalo gak ada gimana coba, bisa tambah stress sebelum operasi mikirin masalah biaya operasi yang mendadak seperti ini.. 
Seperti yang kita ketahui bahwa biaya operasi pasti tidaklah murah oleh karena itu jika tidak ada dana yang dipersiapkan pasti akan kerepotan, lain halnya jika kita memiliki asuransi kesehatan tentu hal ini juga tidak akan jadi masalah.

Mempersiapkan dana untuk biaya bersalin memang sangat penting untuk menjaga hal-hal yang diluar prediksi seperti tiba-tiba harus di operasi SC seperti saya. jadi bunda-bunda yang sedang menanti kelahiran buah hatinya, pasti sudah donk ya mempersiapkan dana untuk persalinannya nanti.

Ketika ingin mempersiapkan dana untuk lahiran banyak hal yang perlu diperhatikan misalnya seperti
Ruangan/Kamar Yang Akan digunakan apakah kelas I, II, III , VIP atau VVIP karena setiap kamarnya memiliki tarif yang berbeda.

Lalu  anggaran biaya Operasi bersalin normal maupun Operasi SC di Rumah Sakit , Kenapa saya bilang ini perlu diketahui ? hal ini karena jika kita sudah menentukan Rumah Sakit Mana yang akan kita tuju kita bisa bertanya biaya bersalin baik itu secara normal ataupun operasi.

Biaya Operasi Sectio Caesarea sangatlah beragam dan berbeda-beda tiap Rumah Sakit, beruntunglah saya tinggal di sebuah provinsi yang tarif persalinan secara operasi belum semahal Biaya Operasi  Sectio Caesarea di Rumah Sakit Jakarta hal ini mungkin karena fasilitas yang ditawarkan pun belum sebagus dan semewah Rumah Sakit Bersalin di Jakarta ya :).

Ragam fasilitas baik dari segi pelayanan dari tenaga kesehatannya ataupun kelengkapan dan mewahnya ruangan yang disediakan. Untuk Operasi di Rumah Sakit Jakarta paling tidak harus merogoh kocek belasan hingga puluhan juta dan ini tentu sebanding dengan kenyamanan yang ditawarkan.

Soo Bunda ingin lahiran dimana dan melalui proses persalinan atau normal ? Yuk share pengalaman bunda yang udah pernah Sectio Caesarea atau yang belum pernah hamil atau belum menikah juga boleh kok share di kolom komentar, jika lahiran nanti ingin proses lahiran seperti apa?

162 total views, 6 views today

MIMISAN PADA SAAT HAMIL TRIMESTER KEDUA, BUNDA JANGAN PANIK

MIMISAN PADA SAAT HAMIL TRIMESTER KEDUA, BUNDA JANGAN PANIK

Hamil dan melahirkan merupakan suatu hal yang pasti ditunggu-tunggu oleh seorang wanita, terutama kehamilan yang normal dan tanpa masalah. Saya telah 2 kali mengalami proses kehamilan dan melahirkan. Kehamilan pertama dan kedua yang saya alami sangatlah berbeda begitu pula dengan proses melahirkannya. Putri Pertama saya dilahirkan secara normal sedangkan putri kedua saya secara Sectio Caesarea. 

Putri Kedua saya harus dilahirkan secara Sectio Caesarea  karena  tidak ada perubahan pada pembukaan jalan lahir, sedangkan tanda-tanda akan melahirkan sudah nampak oleh karena itu dokter memutuskan untuk melakukan Operasi Sectio Caesarea, saya juga menyetujui untuk dilakukannya operasi tersebut dari pada diberi  obat perangsang, hal ini karena saya takut jika anak bayi yang di dalam kandung terlilit tali pusat. Ternyata yang saya takutkan memang terjadi, bayi Hana terlilit tali pusat, dokter yang mengoperasinya mengatakan jika Bayi Hana terlilit 2 kali dileher dan 1 kali di kaki dengan kondisi tali pusatnya juga pendek, sehingga tidak memungkinkan Bayi untuk turun menuju jalan lahir normal.
Yuk Mampir Ke Sini : Begini Toh Rasanya Hamil dan Melahirkan
Alhamdulillah keputusan untuk melakukan Operasi Sectio Caesarea yang diambil oleh dokter dan saya adalah keputusan yang sangat tepat.
Jika pada proses kelahirannya berbeda, ada satu hal yang sama pada kedua proses kehamilan saya yaitu MIMISAN KETIKA USIA KANDUNGAN MEMASUKI TRIMESTER KE 2.
Pada awalnya saya sangat cemas ketika mengalami mimisan ini, darah yang keluar melalui hidung adalah darah segar , tidak banyak namun sering. Hal ini terjadi ketika usia kandungan saya mulai memasukin Trimester ke 2, karena takut akhirnya saya konsultasi langsung ke dokter spesialis kandungan untuk menanyakan tentang hal ini, dan alhamdulillah  menurut dokter itu memang sering terjadi pada ibu hamil, namun kasusnya mungkin jarang. Kebanyakan ibu hamil sering mengalami pendarahan pada gusi dan kebetulan pada 2 kehamilan saya tidak mengalami hal ini melainkan mengalami Mimisan 😅.
Setelah mendengarkan penjelasan dari dokter, kekhawatiran saya pun akhirnya berkurang. Dokter menyarankan agar saya mengkonsumsi obat penambah darah untuk mencegah terjadinya anemia, karena saya ingin meminimalkan penggunaan obat-obatan akhirnya saya ganti dengan mengkonsumsi banyak sayur-sayuran, lauk pauk dan buah-buahan yang mengandung zat besi seperti 

  1. Sayur bayam
  2. Daging merah
  3. Kacang Merah
  4. Yoghurt
  5. Ikan
  6. Hati Ayam
  7. Kismis dan Kurma
  8. Kacang Tanah dan lain-lain
Alhamdulillah hal ini sangat efektif, walaupun mimisan sering terjadi  saya tidak mengalami anemia.

Mimisan ini terus terjadi hingga bayi lahir, setelah bayi lahir mimisan akan berhenti dengan sendirinya, jadi bunda-bunda yang sedang hamil dan mengalami hal serupa dengan saya tidak perlu panik ya.
Namun jika mimisan hebat ada baiknya segera konsultasikan ke dokter, untuk pemeriksaan dan penangan lebih lanjut :). 
Okee semoga pengalaman saya semasa kehamilan ini bisa bermanfaat ya buat pembaca yang sudah mampir ke blog saya, Terima Kasih 🙂

***
#KEBloggingCollab
Trigger Post : Mendaftarkan BPJS Bayi Baru Lahir   Tulisan dari Dewi Indriyani pemilik blog: www.sanguinhijabi.wordpress.com

With Love,

139 total views, 4 views today