5 Persiapan Anak Masuk Sekolah Pada Saat Pandemi

5 Persiapan Anak Masuk Sekolah Pada Saat Pandemi

Assalamualaikum Wr.Wb…
Hai Teman-teman, gimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia ya.

Gak lama lagi anak-anak saya akan kembali masuk sekolah nih, Teman-teman gimana? Apakah juga demikian? Kalau sekolahnya anak-anak saat ini  masih sedang dalam tahapan peninjauan tim satgas Covid-19. Jika dinyatakan layak, maka sekolah tatap muka pun akan segera dimulai. Persiapan Anak Masuk Sekolah Pada Saat Pandemi (more…)

5 Tips Untuk Merawat Gigi Susu Balita

5 Tips Untuk Merawat Gigi Susu Balita

5 Tips Untuk Merawat Gigi Susu Balita

Halo sobat momsie, gimana kabarnya hari ini ? Belakangan ini udah jarang banget curhat-curhat di Blog, dan mulai hari ini insya allah Blog ini akan kembali terisi. Oh iya hari ini aku mau curhat tentang parenting , khususnya Kesehatan gigi susu si kecil. Gigi susu memiliki peranan yang sangat penting untuk pertumbuhan gigi permanen, selain itu gigi susu pada bayi dan balita ini juga membantu mereka untuk mengunyah makanan dan membantu mereka agar dapat berbicara dengan baik.

Ketika gigi susu ini tumbuh pasti kita sebagai orang tua akan sangat senang ya begitu juga dengan aku. Seneng banget pas liat gigi pertamanya tumbuh.  Btw Momsie, ngajarin si kecil menggosok gigi sejak kapan? Kalo aku mengenalkan kedua buah hatiku dengan peralatan menggosok giginya sejak giginya baru mulai tumbuh, dan alhamdulillah mereka hingga sekarang terbiasa dengan menggosok giginya 2x sehari.

Mengajarkan dan membiasakan mereka untuk menggosok gigi sejak dini ternyata memang sangat ampuh untuk merawat kesehatan gigi susu mereka, dan ini memang terbukti. Naya yang saat ini berusia 5 tahun dan Hana berusia 2 tahun, alhamdulillah semua gigi mereka belum ada yang rusak baik itu keropos, berlubang ataupun ompong. Jika di bandingan dengan anak-anak seusia mereka.

Kenapa Gigi Anak Perlu Dirawat Sejak Dari Gigi Susu?

Banyak para orang tua yang biasanya tidak terlalu memperhatikan kesehatan gigi susu anaknya, karena mengaggap akan diganti dengan gigi permanen. Padahal cikal bakal agar gigi permanen dapat tumbuh dengan sehat dan baik adalah dari Gigi Susu yang sehat.

Gigi susu akan tumbuh dari umur 6 bulan hingga 12 bulan, hingga semua lengkap berjumlah 20 buah dan akan mulai copot saat mereka berusia 6 -7 tahun dan akan tanggal satu persatu dimulai dari gigi seri yang atas. Namun ini semua tidak sama pada setiap anaknya, tergantung dengan tumbuh kembang masing-masing anak. Seiring bertambahnya usia anak maka gigi akan terus tumbuh hingga jumlahnya lengkap menjadi 32 buah.

[lwptoc]
Gigi Susu Anak

5 Tips Merawat Gigi Susu Pada Balita

Gosok Gigi 2 kali sehari

Biasanya si kecil Menggosok gigi 2 kali sehari terutama sesudah makan dan sebelum tidur. Hal ini sudah saya lakukan sejak gigi pertama mereka tumbuh. Cara membersihkan gigi mereka saat itu menggunakan finger toothbrush dan belum menggunakan pasta gigi. Setelah berusia 1 tahun saya baru mengenalkan mereka dengan sikat dan pasta gigi.

Ngemil Boleh , Tapi Jangan Terlalu Berlebihan

Banyak yang nanya sih apa anak-anakku gak suka ngemil seperti makan cokelat, permen, ice cream dan lain-lain.

Anak-anakku suka banget sama yang namanya ngemil dan ini hampir setiap hari, namun dengan jumlah yang dibatasi. Tapi karena sejak bayi diajarkan untuk menggosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur makanya gigi mereka gak keropos, tidak berlubang dan sehat.

Naya saat ini berusia 5 tahun dan gigi susu nya sudah lengkap berjumlah 20 buah, gusi bagian atas 10 dan gusi bagian bawah 10, dan belum ada yang copot. Mudah-mudahan copotnya nanti mulai dia berusia 6 tahun, saat rahang sudah siap untuk ditumbuhi gigi tetap.

Pilih Sikat dan Pasta Gigi Yang Aman dan disukai Anak-anak

Agar mereka tertarik untuk menggunakan sikat gigi, pilih sikat gigi yang memiliki gambar yang lucu dan jangan lupa pilih sikat gigi yang Extra Soft dengan ujung yang kecil agar tidak menyakiti gusi si kecil.

Untuk Pasta gigi, pilihlah pasta gigi yang kandungan flouride nya sesuai dengan kebutuhan gigi si kecil dan tentunya memiliki rasa yang disukai oleh anak-anak.

Sejak berusia satu tahun saya menggunakan Pepsodent Junior dengan 2 varian rasa yang disukai anak anak yaitu strawberry dan orange. Pepsodent Junior memiliki kandungan flouride yang sudah disesuai kan dengan kebutuhan si kecil. Penggunaannya juga tidak perlu banyak-banyak hanya sekuran biji beras dan tetep ya di bawah pengawasan orang tua.

Jangan lupa untuk menyimpan sikat gigi pada wadah yang tertutup, dan usahkan merendam bulu-bulu sikat gigi dengan air panas sebelum digunakan agar terbebas dari bakteri dan lebih aman digunakan.

Kunjungi Dokter Gigi

Ajak si kecil untuk memeriksakan giginya dengan mengunjungi dokter gigi secara rutin. Dengan mengenalkan dan mengajak mereka mengunjungi gigi diharapkan akan terbiasa hingga dewasa dan tidak takut untuk datang ke dokter gigi.

Pada saat gigi susu akan copot atau tanggal sebaiknya segera dibawa ke dokter gigi agar segera diperiksa dan diberi solusi.

Ada baiknya jangan asal mencabut gigi karena bisa berdampak buruk jika ada bagian gigi yang mengenai syaraf.

Beri Asupan Nutrisi dan Gizi Yang Baik

Beri makanan yang banyak mengandung tinggi kalsium dan flour seperti bayam, buah semangka, ikan teri yang memiliki tulang-tulang yang halus dan susu. Memberikan mereka makanan dan minuman yang kaya akan kalsium dan flour akan sangat baik untuk gigi, karena kalsium akan membuat gigi menjadi kuat sedangkan flour bisa membantu gigi untuk melawan kuman dan bakteri yang ada di dalam gigi.

Nah point-point di atas adalah tips-tips yang saya gunakan untuk merawat gigi susu kedua putri saya, kalo momies  gimana? yuk share tips momies untuk merawat gigi susu si kecil di kolom komentar ya, semoga tulisan di atas bisa bermanfaat untuk semua pembaca yang sudah mampir ke blog ini :).

Terima Kasih

LACTACYD  BABY, PERAWATAN MAKSIMAL KULIT BAYI

LACTACYD BABY, PERAWATAN MAKSIMAL KULIT BAYI

test

Punya anak yang super duper aktif merupakan anugerah sekaligus tantangan bagi saya. Bagaimana tidak ??? Kedua putri saya yang berusia 4 tahun dan 1,5 tahun saat ini sedang dalam masa tumbuh kembang, mereka sedang dalam masa-masa yang sangat suka bermain, mencoba segala sesuatu hal yang baru, meniru apa saja yang sedang kita lakukan dan juga sedang dalam masa-masa bermain peran. 
Hal yang sangat membuat saya sangat khawatir adalah ketika mereka mulai bermain tanah, pasir, bersepeda, mencoret-coret dinding dan bermain dengan kucing peliharaan kami, namun sebagai ibu saya tidak ingin melarang ataupun membatasi saat mereka sedang mengembangkan kreatifitas mereka. Saya hanya menjaga dan memantau mereka saat bermain dan juga memberikan perawatan ekstra setelah bermain, karena biasanya jika sudah selesai bermain mereka akan berkeringat, kotor dan juga menyebabkan kulit mereka menjadi kering. Terutama untuk anak saya yang kedua yang saat ini masih menggunakan diapers.
Agar tidak terjadi iritasi kulit akibat biang keringat, saya memberikan perawatan maksimal agar kulit mereka tetap sehat, bersih, segar dan terawat. Perawatan yang saya gunakan adalah sebuah produk perawatan kulit yang sudah terpercaya untuk menjaga kulit bayi dari iritasi ringan dan ruam popok yaitu LACTACYD BABY.

test

Lactacyd Baby merupakan brand Internasional yang sudah terpercaya dan teruji secara dermatologi sehingga aman digunakan setiap hari. Salah satu produk dari PT Aventis Pharma, yang merupakan Group dari Sanofi Indonesia yang juga memperoduksi produk-produk kesehatan lainnya.

LACTACYD BABY ADALAH cairan yang berfungsi untuk membersihkan, merawat dan menjaga kulit bayi agar tetap bersih, segar dan lembut. Lactacyd Baby sekaligus berguna merawat kulit yang terkena iritasi ringan dan ruam popok.

test
Terbuat dari bahan-bahan yang mengandung  LACTOSERUM dan LACTIC ACID dari ekstrak Susu serta memiliki kandungan pH 3-4 yang sangat cocok dengan PH kulit bayi, sehingga #LactacydBaby mampu  membersihkan dan merawat kulit bayi serta menjaganya agar tetap bersih dan sehat . Selain bahan-bahan tersebut Lactacyd Baby juga mengandung bahan lainnya seperti :

# TEA- LAURYL SULFATE dan AMMONIUM LAURYL SULFATE yang dapat berfungsi untuk membersihkan kuman.
# NATURAL ORANGE FLAVOUR yang memberikan sensasi kesegaran dan keharuman pada kulit bayi
# HYDROGENATED PEANUT OIL  untuk melembabkan kulit bayi.

test
Dengan  kemasan box dan bentuk botol yang menarik membuat Lactacyd Baby ini menjadi kian diminati. Tersedia berbagai varian ukuran botol sehingga banyak pilihannya, jika ingin dibawa berpergian saya bisa membawa Lactacyd Baby dengan botol yang berukuran kecil (Lactacyd Baby 60 ml) sehingga bisa muat ke dalam Pouch.

Kemasan Box dan Botol yang bernuansa warna putih dengan variasi warna biru pada bagian depan kemasan. Pada kemasan box dan botol juga terdapat komposisi, cara penyimpanan, tanggal produksi dan tanggal expire serta nama perusahaan yang memproduksi.
Lactacyd Baby terdiri dari 3  varian kemasan yaitu 60 ml, 150 ml dan 230 ml dengan harga tiap kemasannya juga berbeda. Produk dapat ditemukan di apotik-apotik dan juga pusat-pusat perbelanjaan.
test
Varian Lactacyd Liquid Baby Soap

test

#BabySkinExpert  itulah mengapa saya memilih Lactacyd Baby  sebagai produk perawatan kulit untuk kedua putri saya, terutama putri kedua saya yang berusia 1,5 tahun. Memiliki berbagai kelebihan-kelebihan yang membuat saya menjatuhkan pilihan pada Lactacyd Baby.
test

1. MENGANDUNG pH 3-4

Kelebihan pertama yang ada pada Lactacyd Baby adalah memiliki kandungan pH yang sesuai dengan PH kulit bayi yaitu 3-4. pH bayi tidaklah sama dengan PH kulit orang dewasa yang memiliki pH 6-7.  Sehingga membuat kulit bayi cenderung lebih sensitif dan rentan terhadap laergi dan iritasi.
2. TIDAK BERBUSA
Lactacyd Liquid Baby Soap tidak mengandung detergen sehingga ketika digunakan sabun ini tidak mengeluarkan busa, tapi ga usah khawatir karena walaupun tidak berbusa Lactacyd Baby mampu membersihkan semua kotoran. Sabun yang tidak mengandung detergen dapat mencegah kulit bayi terpapar zat-zat kimia yang dapat membuat kulit menjadi alergi dan iritasi.
3. MENGANDUNG MILK EXTRACT
Salah satu dari sekian alasan saya menggunakan Lactacyd Baby adalah karena memiliki kandungan alami dari ekstrak susu yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi sehingga kulit menjadi lebih lembut dan halus. 

4. MULTIGUNA 
Tidak hanya dapat digunakan sebagai sabun saja, namun Lactacyd Liquid Baby Soap dapat juga digunakan sebagai Shampo dan juga anti ruam popok. 
5. AQUA
Mengandung Aqua yang alami dan aman sehingga cocok untuk kulit bayi.
6. MERAWAT MAKSIMAL
Lactacyd Baby mampu merawat kulit bayi secra maksimal karena mengandung bahan yang mampu membersihkan sekaligus merawat dan mejaga kulit bayi.

test

test

1. SEBAGAI SABUN PADA BAYI
Pada anak bayi cara pemakaiannya yaitu dengan mengencerkan 2-3 sendok teh atau sekitar 5 ml kedalam wadah mandi bayi. setelah itu gosok dengan lembut lalu bilas dengan menggunakan air bersih.
2. SEBAGAI SABUN PADA ANAK
Pada anak cara menggunakannya sama dengan cara menggunakan sabun cair, tuangkan ketelapak tangan lalu gosok perlahan keseluruh tubuh lalu bilas hingga bersih. 
3. SEBAGAI SHAMPOO
Untuk merawat kulit kepala, gunakan Lactacyd Baby sebagai shampoo, cara pemakaiannya sama dengan menggunakan shampoo pada umumnya. Lactacyd Baby ini tidak pedih dimata jadi sangat aman digunakan oleh bayi dan anak.
test

Awalnya saya mengira jika Lactacyd Baby cairan kental seperti sabun-sabun cair untuk orang dewasa, namun setelah digunakan ternyata tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair, memiliki wangi yang sangat menyegarkan, lembut dan khas sabun bayi tidak terlalu menyengat, yang terpenting bisa digunakan setiap hari.

Putri pertama saya juga sangat menyukai Lactacyd Baby, karena menurutnya wangi dan sangat lembut ditangan walaupun tidak banyak busanya. Hal yang paling disukai oleh putri saya adalah Lactacyd Baby tidak pedih dimata. Saya juga tidak merasa khawatir ketika putri kedua saya ingin mengusapkan sendiri Lactacyd Baby ke badan dan mukanya. Setelah mandi kulit mereka menjadi lebih lembut, lembab dan sehat.

Yukk Odelers, yang punya anak ataupun bayi gunakan perawatan kulit yang aman dan mampu melindungi kulit si kecil setiap hari. Untuk info lebih lanjut tentang Lactacyd Baby bisa diperoleh di Facebook Fanpage Lactacyd Baby.
LACTACYD  BABY, PERAWATAN MAKSIMAL KULIT BAYI  AGAR TETAP SEHAT
Tips Mengatasi Bayi Rewel Pada Saat Tumbuh Gigi Pertama

Tips Mengatasi Bayi Rewel Pada Saat Tumbuh Gigi Pertama

Assalamualaikum

Hai sobat Odel 🙂

Ke..tee.. muu lagi sama saya 🙂

Bagaimana nih kabarnya, semoga selalu dalam keadaan sehat ya .

Postingan saya kali ini ceritanya mau share tentang cara menghadapi Baby yang sedang berada pada tahapan tumbuh Gigi pertama.

Yeyy akhirnya si Gigi Tumbuh Juga deh hehehhe, tumbuh gigi pada bayi pasti menjadi salah satu hal yang paling di tunggu-tunggu oleh orang tua dan merupakan momen berharga apalagi kalo itu merupakan momen pertama bagi orang tua yang baru memiliki buah hati. Seperti halnya saya ketika tumbuh gigi pada putri saya yang pertama senengggg banget, dan belum lama ini putri saya yang kedua berusia 11 Bulan itu sedang akan memasuki tahapan tumbuh gigi ini. 

Kedua proses tumbuh giginya pun berbeda dan reaksi kedua putri saya pun berbeda. Jika putri saya yang pertama cenderung kalem, tidak rewel hanya sedikit meriang dan ileran. Kalau putri saya yang kedua beuhhh tingkah lakunya sungguh berbeda pertama. Putri saya yang kedua mengalami fase tumbuh gigi pada saat usianya 11 bulan dan sudah bisa berjalan dengan lancar. Pada saat awal tumbuh gigi dia mulai ileran, gusi yang akan tumbuh gigi tampak terlihat lebih merah dari yang lainnya, suka mengigit benda-benda yang keras, suka mengigit tangan, saat ini dia suka gigit gigit tulang ayam (kalau makan ayam goreng pasti yang dipegang erat itu bagian paha, soalnya ada tulangnya buat digigit-gigit). Perubahan lainnya putri saya yang kedua ini rewelnya minta ampun dan sempat mengalami demam pada saat giginya tumbuh.

Bagaimana sih ciri-ciri bayi akan tumbuh gigi ??

Pada umumnya bayi yang akan tumbuh gigi menunjukan respon tubuh yang berbeda beda. Namun yang paling sering ditunjukan adalah 
  • Demam 
  • Rewel 
  • Sering mengeluarkan air liur atau ileran. 
  • Sering Memasukan Jari ke Mulut lalu bertingkah seperti geregetan pengen gigit 
  • Suka memasukan benda-benda yang dipegang kedalam mulutnya 
  • Susah Tidur 
  • Gusi memerah dan bengkak 

Bagaimana cara menghadapi bayi yang sedang tumbuh gigi ??

Fase tumbuh gigi pasti akan dilalui oleh setiap bayi namun tahapan ini pada umumnya berbeda-beda pada setiap bayi, ada yang tumbuhnya lebih cepat dan juga ada yang lama. Jadi bunda ga perlu panik ketika menghadapi proses tumbuh gigi bayinya. Yang perlu kita lakukan adalah membuat bayi kita senyaman mungkin pada saat proses tumbuh gigi pertamanya. Jika terjadi demam pada saat proses tumbuh gigi tersebut, bunda bisa membawa bayinya ke dokter agar diberi obat penurun panas dan obat pereda nyeri yang cocok buat bayi..

Kalau saya kedua putri saya tidak ada satupun yang saya bawa kedokter pada saat mereka demam tumbuh gigi, karena demam pada saat tumbuh gigi tidak akan berlangsung lama. Pada saat mereka demam saya hanya mengompres dan memberi minum yang banyak pada baby saya dan untuk mengatasi rewelnya akibat nyeri gusi pada saat gigi akan tumbuh saya memberikan ice cream, buah buahan dingin semuanya serba dingin heeheh jadi gusinya yang sakit pada saat akan tumbuh gigi akan diredakan oleh makanan yang dingin, jadi bayi ga rewel lagi. 

Beberapa cara ini juga dapat dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang sedang dirasakan bayi saat tumbuh gigi, selain cara-cara seperti yang saya sebutkan diatas 

  • Memberikan Mainan Teether / Teething 

Teether adalah sebuah mainan yang tersedia dalam berbagai bentuk yang terdapat lobang yang dapat digunakan untuk mempermudah bayi memegang mainan tersebut. Teether banyak tersedia dalam berbagai merek dan bahan, pastikan pada saat membeli teether, belilah teether dengan label yang menjamin bahwa teether tersebut tidak mengandung bahan yang tidak berbahaya bagi bayi anda. Beberapa jenis teether dapat didinginkan lebih dahulu di lemari pendingin sebelum digunakan bayi hal ini dapat membantu meredakan rasa nyeri pada saat tumbuh gigi. Tapi inget yaaaa Jangan Meletakan teether di dalam Freezer karena dapat membahayakan gusi bayinya. Hal Yang terpenting ketika memilih teether adalah harus ada label BPA Free (Bisphenol A) pada kemasannya.

Teether Toys
Sumber Gambar : https://www.aliexpress.com
  • Memberikan Minuman Yang Dingin

Minuman yang dingin dapat membantu bayi menjadi lebih nyaman karena rasa nyeri pada saat tumbuh gigi dapat dikurangi. Memberikan ice cream yang tidak mengandung pemanis buatan ataupun Pudding Cair Yang Dingin dan tidak mengandung banyak gula bisa juga di jadikan alternatif untuk membantu meredakan nyeri pada gusi yang akan ditumbuhi gigi. Tapi Bunda juga perlu memastikan suhunya minuman tersebut, jangan memberikan minuman yang terlalu dingin kepada bayinya. Ada baiknya sebelum di berikan Minuman dingin itu di biarkan sejenak hingga tidak terlalu dingin. 

  • Berikan Cemilan Yang Dingin

Pada saat gigi akan tumbuh, gusi bayi akan terlihat memerah dan bayi akan merasa tidak nyaman karena sakit dan juga gatal pada gusinya. Hal itu menyebabkan bayi akan sering memasukan atau mengigit benda-benda yang digenggamnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut bunda dapat memberikan cemilan dingin yang lebih aman, misalnya seperti memberi buah-buahan dingin seperti Apel,Wortel, Pepaya, Pisang dan buah-buahan yang lain sehingga membantu mengurangi rasa nyeri pada gusi cemilan dingin itu juga bisa digunakan untuk membantu gatal pada Gusi . Jangan Lupa untuk selalu Mendampingi bayinya saat mengkonsumsi cemilan yang dapat mengakibatkan tersedak.

  • Sering Mengusap Gusi Bayi 

Mengusap Gusi Bayi dilakukan agar dapat memberikan kenyamanan pada bayi dan mengurangi rasa gatal pada saat gigi akan tumbuh. Gunakanlah kain yang berjenis lembut pada saat mengusap gusi bayi dan sekali kali tekan dengan lembut gusinya agar dapat memberikan kenyamanan pada bayi.

  • Memberikan Obat Pereda Nyeri

Memberikan Obat Pereda Nyeri Juga dapat digunakan sebagai salah satu opsi untuk membantu meredakan nyeri tumbuh gigi pada bayi, tapi jika bisa ini digunakan sebagai Opsi terakhir saja ya Bunda karena ada baiknya bayi kita seminimal mungkin jangan terkontaminasi zat-zat kimia obat-obatan :). Jika memang diperlukan ada baiknya bunda konsultasi dahulu ke Dokter Spesialis Anak, jangan menggunakan sembarangan Obat-obatan. Jangan Sekali-kali bunda memberikan ASPIRIN kepada bayinya karena dapat mengakibatkan kerusakan otak dan hati. 

Bagaimana cara merawat gigi bayi yang baru tumbuh ??

Perawatan gigi yang baru tumbuh pada bayi sangat berbeda dengan perawatan gigi pada anak balita ataupun orang dewasa, ada beberapa cara yang sangat mudah dan dapat dilakukan oleh setiap orang tua yaitu :

  • Bersihkan dengan lembut menggunakan kain waslap ataupun kain flanel pada gigi yang baru tumbuh, dengan cara kain tersebut dililitkan pada ujung jari telunjuk. Saat ini telah banyak dijual sikat gigit yang berbentuk telunjuk dengan bahan silikon lembut jadi orang tua tinggal menyorongkan jari telunjuk kedalam lobangnya dan bisa mulai menggosok secara lembut pada gigi yang baru tumbuh. Hal ini dilakukan agar bakteri tidak menempel pada gigi yang sedang tumbuh. Sebaiknya dilakukan setelah selesai makan dan menjelang tidur. 
Tooth Brush For Infant
  • Setelah bayi agak besar, Sobat Odel bisa mulai menggunakan sikat gigi khusus bayi dan juga pasta gigi khusus yang bisa di gunakan oleh bayi. Pilih sikat gigi yang bulunya extra soft dengan ujung sikat gigi yang kecil dan pegangan yang lentur sehingga memudahkan sobat Odel untuk menggosoknya.

Nah demikianlah sedikit pengalaman saya untuk mengantisipasi Bayi Rewel Pada Saat Tumbuh Gigi

semoga tulisan ini bisa bermanfaat ya untuk semua 🙂

terima kasih and stay keep calm and read 🙂
error: Content is protected !!