[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Halo sobat momsie, gimana kabarnya hari ini ? Belakangan ini udah jarang banget curhat-curhat di Blog, dan mulai hari ini insya allah Blog ini akan kembali terisi. Oh iya hari ini aku mau curhat tentang parenting , khususnya Kesehatan gigi susu si kecil.

Gigi susu memiliki peranan yang sangat penting untuk pertumbuhan gigi permanen, selain itu gigi susu pada bayi dan balita ini juga membantu mereka untuk mengunyah makanan dan membantu mereka agar dapat berbicara dengan baik.

Ketika gigi susu ini tumbuh pasti kita sebagai orang tua akan sangat senang ya begitu juga dengan aku. Seneng banget pas liat gigi pertamanya tumbuh.  Btw Momsie, ngajarin si kecil menggosok gigi sejak kapan? Kalo aku mengenalkan kedua buah hatiku dengan peralatan menggosok giginya sejak giginya baru mulai tumbuh, dan alhamdulillah mereka hingga sekarang terbiasa dengan menggosok giginya 2x sehari.

Mengajarkan dan membiasakan mereka untuk menggosok gigi sejak dini ternyata memang sangat ampuh untuk merawat kesehatan gigi susu mereka, dan ini memang terbukti. Naya yang saat ini berusia 5 tahun dan Hana berusia 2 tahun, alhamdulillah semua gigi mereka belum ada yang rusak baik itu keropos, berlubang ataupun ompong. Jika di bandingan dengan anak-anak seusia mereka.

[/vc_column_text][vc_custom_heading text=”Kenapa gigi anak perlu dirawat sejak dari gigi susu?” font_container=”tag:h2|font_size:20|text_align:left” google_fonts=”font_family:Open%20Sans%3A300%2C300italic%2Cregular%2Citalic%2C600%2C600italic%2C700%2C700italic%2C800%2C800italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal”][vc_column_text]

Banyak para orang tua yang biasanya tidak terlalu memperhatikan kesehatan gigi susu anaknya, karena mengaggap akan diganti dengan gigi permanen. Padahal cikal bakal agar gigi permanen dapat tumbuh dengan sehat dan baik adalah dari Gigi Susu yang sehat.

Gigi susu akan tumbuh dari umur 6 bulan hingga 12 bulan, hingga semua lengkap berjumlah 20 buah dan akan mulai copot saat mereka berusia 6 -7 tahun dan akan tanggal satu persatu dimulai dari gigi seri yang atas. Namun ini semua tidak sama pada setiap anaknya, tergantung dengan tumbuh kembang masing-masing anak. Seiring bertambahnya usia anak maka gigi akan terus tumbuh hingga jumlahnya lengkap menjadi 32 buah.

[/vc_column_text][vc_single_image image=”11088″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_shadow”][vc_column_text]

Sampai saat waktunya gigi susu copot digantikan dengan gigi tetap, kesehatan gigi susu harus tetap terjaga . Ada beberapa tips yang aku gunakan untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi susu kedua putri ku, dan alhamdulillah hasilnya terbukti hingga sekarang. Mau tau apa aja? baca sampai habis ya tulisan ini insya allah bisa bermanfaat.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]

Gosok Gigi 2 kali sehari

Biasanya si kecil Menggosok gigi 2 kali sehari terutama sesudah makan dan sebelum tidur. Hal ini sudah saya lakukan sejak gigi pertama mereka tumbuh. Cara membersihkan gigi mereka saat itu menggunakan finger toothbrush dan belum menggunakan pasta gigi. Setelah berusia 1 tahun saya baru mengenalkan mereka dengan sikat dan pasta gigi.

Ngemil Boleh , Tapi Jangan Terlalu Berlebihan

Banyak yang nanya sih apa anak-anakku gak suka ngemil seperti makan cokelat, permen, ice cream dan lain-lain.

Anak-anakku suka banget sama yang namanya ngemil dan ini hampir setiap hari, namun dengan jumlah yang dibatasi. Tapi karena sejak bayi diajarkan untuk menggosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur makanya gigi mereka gak keropos, tidak berlubang dan sehat.

Naya saat ini berusia 5 tahun dan gigi susu nya sudah lengkap berjumlah 20 buah, gusi bagian atas 10 dan gusi bagian bawah 10, dan belum ada yang copot. Mudah-mudahan copotnya nanti mulai dia berusia 6 tahun, saat rahang sudah siap untuk ditumbuhi gigi tetap.

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_empty_space height=”20px”][vc_single_image image=”11090″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_shadow”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_empty_space height=”20px”][vc_single_image image=”11096″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_shadow”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]

Kunjungi Dokter Gigi

Ajak si kecil untuk memeriksakan giginya dengan mengunjungi dokter gigi secara rutin. Dengan mengenalkan dan mengajak mereka mengunjungi gigi diharapkan akan terbiasa hingga dewasa dan tidak takut untuk datang ke dokter gigi.

Pada saat gigi susu akan copot atau tanggal sebaiknya segera dibawa ke dokter gigi agar segera diperiksa dan diberi solusi.

Ada baiknya jangan asal mencabut gigi karena bisa berdampak buruk jika ada bagian gigi yang mengenai syaraf.

Beri Asupan Nutrisi dan Gizi yang Baik

Beri makanan yang banyak mengandung tinggi kalsium dan flour seperti bayam, buah semangka, ikan teri yang memiliki tulang-tulang yang halus dan susu. Memberikan mereka makanan dan minuman yang kaya akan kalsium dan flour akan sangat baik untuk gigi, karena kalsium akan membuat gigi menjadi kuat sedangkan flour bisa membantu gigi untuk melawan kuman dan bakteri yang ada di dalam gigi.

[/vc_column_text][vc_column_text]Baca Juga : Tips Mengatasi Bayi Rewel Pada Saat Tumbuh Gigi Pertama[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Pilih Sikat dan Pasta Gigi Yang Aman dan disukai Anak-anak

[/vc_column_text][vc_column_text]

Agar mereka tertarik untuk menggunakan sikat gigi, pilih sikat gigi yang memiliki gambar yang lucu dan jangan lupa pilih sikat gigi yang Extra Soft dengan ujung yang kecil agar tidak menyakiti gusi si kecil.

Untuk Pasta gigi, pilihlah pasta gigi yang kandungan flouride nya sesuai dengan kebutuhan gigi si kecil dan tentunya memiliki rasa yang disukai oleh anak-anak.

Sejak berusia satu tahun saya menggunakan Pepsodent Junior dengan 2 varian rasa yang disukai anak anak yaitu strawberry dan orange. Pepsodent Junior memiliki kandungan flouride yang sudah disesuai kan dengan kebutuhan si kecil. Penggunaannya juga tidak perlu banyak-banyak hanya sekuran biji beras dan tetep ya di bawah pengawasan orang tua.

Jangan lupa untuk menyimpan sikat gigi pada wadah yang tertutup, dan usahkan merendam bulu-bulu sikat gigi dengan air panas sebelum digunakan agar terbebas dari bakteri dan lebih aman digunakan.

[/vc_column_text][vc_single_image image=”11092″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_shadow”][vc_column_text]

Nah point-point di atas adalah tips-tips yang saya gunakan untuk merawat gigi susu kedua putri saya, kalo momies  gimana? yuk share tips momies untuk merawat gigi susu si kecil di kolom komentar ya, semoga tulisan di atas bisa bermanfaat untuk semua pembaca yang sudah mampir ke blog ini :).

Terima Kasih

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

103 total views, 1 views today

Share This